Me hahaha(:
Bakso
Bakso yang mengandung boraks biasanya kenyal dan mudah dipantulkan seperti layaknya sebuah bola, itu berarti bakso tersebut banyak mengandung boraks. Tanda-tanda lainnya adalah apabila bakso tersebut digigit maka bentuk gigitannya mudah kembali ke bentuk semula.
Daging
Daging gelonggong atau daging yang diisi air dapat dikenali dari air yang menetes apabila digantung. Jika ada air yang menetes saat daging tersebut digantung berarti daging tersebut daging gelonggongan. Warna daging asli biasanya masih merah dan serat-seratnya tidak menggelembung.
Saos
Saos yang warnanya membekas di tangan menunjukkan bahwa saos tersebut menggunakan pewarna tekstil dan ini dapat menyebabkan kanker.
Tahu
Tahu putih yang terlalu keras dicurigai mengandung formalin walaupun untuk tahu kuning sendiri belum diketahui apakah mengandung formalin atau tidak.
Daging Ayam
Daging ayam yang masih segar berwarna agak kekuning-kuningan kalau berwarna putih bersih dicurigai dari bekas ayam mati. Daging ayam ada juga yang direndam formalin agar awet dan ini dapat diketahui dengan menekan dengan jari telunjuk, apabila keluar air atau lendir berarti pernah direndam dengan formalin.
Ikan
Ikan basi jika ditekan justru menjadi lembek dan warna insang tampak merah tua maka itu cirinya ikan basi atau diberi formalin. Lebih baik dengan membeli ikan hidup yang masih segar.
Satu lagi bahaya yang sering tak disadari adalah kemasan dari plastik, styrofoam, dan melamin. Jika kemasan itu diisi dengan bakso panas, soto panas, teh panas, dan makanan atau minuman serba panas akan dapat menyebabkan kanker. Nah food lovers, mulai sekarang perlu berhati-hati ya terhadan makanan tersebut, perhatikan dengan teliti sebelum membeli ya!
Walaupun sudah berulang kali disidak dan diperingatkan, tetapi masih saja ditemukan makanan yang mengandung zat berbahaya di pasaran. Bukan cuma terdapat dalam bahan makanan basah seperti mi dan tahu, jajanan anak di sekolah juga tak luput dari ancaman bahan kimia berbahaya.
Dari hasil pengambilan sampel rutin yang dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI dalam beberapa tahun terakhir, ada empat jenis bahan berbahaya yang sering disalahgunakan dalam makanan, yakni formalin, boraks, pewarna rhodamin B, dan methanyl yellow.
Sebenarnya, tanpa melakukan uji laboratorium agak sulit menentukan apakah bahan makanan yang dijual aman atau bebas dari bahan kimia berbahaya.
Namun, menurut Chandra Irawan, staf pengajar dari Akademi Kimia Analisis Bogor, secara umum kita dapat mengenali makanan yang mengandung zat berbahaya dari bentuk fisiknya, seperti warna, tekstur, dan rasa.
1. Ciri Makanan Mengandung Formalin
- Mi Basah Berformalin
Tidak lengket, lebih mengilap, tidak rusak sampai dua hari pada suhu kamar, dan bertahan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es (10 derajat celsius).
- Tahu Berformalin
Teksturnya terlampau keras, kenyal tetapi tidak padat. Tidak rusak sampai 3 hari dalam suhu kamar dan bisa tahan 15 hari dalam kulkas.
- Ikan Berformalin
Warna insang merah tua tidak cemerlang, bukan merah segar, dan warna daging ikan putih bersih. Tidak rusak sampai 3 hari pada suhu kamar.
- Ikan Asin Berformalin
Bersih cerah dan tidak berbau khas ikan asin. Tidak dihinggapi lalat di area berlalat, tidak rusak sampai lebih dari 1 bulan pada suhu 25 derajat celsius.
- Bakso Berformalin
Teksturnya sangat kenyal, tidak rusak sampai 2 hari pada suhu kamar.
- Ayam Berformalin
Teksturnya kencang, tidak disukai lalat, tidak rusak sampai 2 hari pada suhu kamar.
2. Ciri Makanan Mengandung Boraks
- Mi Basah
Teksturnya kental, lebih mengilat, tidak lengket, dan tidak cepat putus.
- Bakso
Teksturnya sangat kental, warna tidak kecoklatan seperti penggunaan daging, tetapi lebih cenderung keputihan.
- Snack
Misalnya lontong, teksturnya sangat kenyal, berasa tajam, sangat gurih, dan memberikan rasa getir.
- Kerupuk
Teksturnya renyah dan bisa menimbulkan rasa getir.
3. Ciri Makanan Menggunakan Pewarna Rhodamin B dan Methanyl Yellow:
- Warnanya mencolok
- Cerah mengilap
- Warnanya tidak homogen (ada yang menggumpal)
- Ada sedikit rasa pahit
- Muncul rasa gatal di tenggorokan setelah mengonsumsinya